Sidang Kasus Pemukulan Karyawannya Digelar, Zaskia Adya Mecca Titip Pesan Menohok

syahidan.jpg

Kamis, 9 April 2026 – 17:01 WIB

Aktris Zaskia Adya Mecca. (Dokumentasi: Tangkapan layar dari Instagram Zaskia Mecca)

Aktris Zaskia Adya Mecca. (Dokumentasi: Tangkapan layar dari Instagram Zaskia Mecca)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Zaskia Adya Mecca akhirnya menghadiri sidang kasus pemukulan yang menimpa salah satu karyawannya oleh oknum TNI, setelah menunggu selama enam bulan.

Melalui Instagram Stories, ia mengabarkan persidangan tersebut berlangsung di Pengadilan Militer. 

“Setelah 6 bulan akhirnya sidang juga,” tulisnya, Kamis (9/4/2026).

Zaskia menjelaskan, insiden ini bermula dari emosi pelaku yang tidak terkendali hingga berujung pada tindakan kekerasan terhadap karyawannya. Ia menyoroti dampak panjang dari satu tindakan tersebut.

“Hanya karena emosi tak tertahan dari satu orang, jujur bikin repot dan ambil waktu banyak orang. Ini normalnya sidang 5 kali perkara begini. Jadi, belajar kelola emosi ya guys. Repot ke belakangnya kalau cuma memuaskan ego,” ujarnya.

Dalam unggahan yang sama, ia sempat membagikan foto pelaku tanpa memperlihatkan wajahnya. Ia pun menjelaskan alasan di balik keputusannya tersebut, sekaligus menyampaikan pesan langsung.

“Maafin aku gak pernah ekspos wajah pelaku walau sudah punya data lengkap dari awal. Kenapa? Sanksi hukum sudah dijalankan. Sanksi sosial efeknya besar buat dia dan keluarganya. Ku memikirkan keluarganya, takut terkena efek domino. Biar semua sesuai dengan porsinya. Aku terus update karena netizen punya pengaruh besar untuk kasus ini, makasih ya semuanya,” katanya.

Zaskia juga menegaskan ia tidak menyimpan kebencian, melainkan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan. 

Ia menyoroti peristiwa ini merugikan banyak pihak, mulai dari korban hingga pelaku sendiri yang terdampak pada kariernya, serta pihak hukum yang harus menangani proses panjang kasus tersebut.

“Btw mas pelaku, ku tidak membeci kamu, ku cuma berharap kamu tidak melakukan hal tersebut lagi ke orang lain ke depannya. Korban terluka, kamu terhambat kariernya, bagian hukum TNI repot urus kasus dan persidangan,” ujarnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang