Purbaya Sebut Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Bisa Naik Imbas Bencana, Begini Caranya

Nebby Medium.jpeg

Senin, 15 Desember 2025 – 15:24 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan saat Peresmian Alat Pemindai Peti Kemas dan Peluncuran Aplikasi Kepabeanan Berbasis AI di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025). (Foto: Antara Foto/Sulthony Hasanuddin/nym).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan saat Peresmian Alat Pemindai Peti Kemas dan Peluncuran Aplikasi Kepabeanan Berbasis AI di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025). (Foto: Antara Foto/Sulthony Hasanuddin/nym).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Sumatera awal tahun ini memang menimbulkan kerusakan dan kehilangan, tetapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi tidak akan terlalu besar. Malah, menurutnya, rehabilitasi pasca-bencana berpotensi menjadi “mesin” pertumbuhan ekonomi baru.

“Memang ada loss di sana, tapi kan ada pembangunan, membuat perumahan dan lain-lain. Itu akan ada pertumbuhan ekonomi tambahan,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).

Purbaya menjelaskan, aliran dana untuk pembangunan dan rehabilitasi di wilayah terdampak akan meningkatkan perputaran uang di masyarakat. Pembangunan infrastruktur, perumahan, dan fasilitas dasar yang dilakukan pemerintah bakal menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan sektor usaha pendukung.

“Kalau ada dampak tidak terlalu negatif saya lihat sih masih bisa netral sedikit. Kan ada uang tambahan itu akan dibelanjakan di sana di setiap daerah itu,” kata dia.

Untuk memperkuat program penanganan bencana, Purbaya menyebut telah menambah anggaran kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp 1,6 triliun. Masih tersedia tambahan Rp 1,3 triliun jika dibutuhkan. Selain itu, BNPB juga telah memiliki anggaran khusus untuk penanggulangan dan pencegahan bencana tahun depan.

“Uangnya sudah ada, tinggal mereka buat program,” kata Purbaya.

Dengan aliran dana yang cukup besar itu, pemerintah berharap rehabilitasi pasca-bencana tidak hanya memulihkan wilayah terdampak, tetapi juga memberi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi di Sumatera.

Topik
Komentar