Pesepak bola Persebaya Surabaya Mihailo Perovic (ketiga kanan) berebut bola udara dengan pesepak bola Arema FC Luiz Gustavo Tavares (tengah) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/11/2025). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Persebaya Surabaya mengambil langkah tegas dengan memutus kerja sama dengan pelatih kepala Eduardo Perez. Keputusan tersebut diambil tak lama setelah Bajol Ijo, julukan Persebaya, hanya bermain imbang 1-1 melawan Arema FC dalam derby Jatim pada pekan ke-13 Super League 2025/2026, Sabtu (23/11/2025).
“Persebaya hari ini (22/11) memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Perez. Terima kasih atas kerja sama selama enam bulan terakhir,” tulis Persebaya dalam pernyataan resminya, dikutip Minggu (24/11/2025).
Manajemen klub memastikan segera mencari sosok pengganti. Mereka bahkan menyebut sudah menemukan kandidat pelatih baru yang akan dikontrak untuk jangka panjang.
“Perihal pelatih pengganti, Persebaya telah mencapai kesepakatan jangka panjang. Namun, Persebaya akan bersikap profesional menunggu tuntasnya segala urusan legalitas,” lanjut pernyataan klub.
Performa Persebaya di bawah Perez memang belum memuaskan. Hasil imbang melawan Arema membuat tim asal Kota Pahlawan itu tertahan di peringkat ke-8 klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 16 poin.
Dalam lima laga terakhir, Bajol Ijo hanya mengantongi satu kemenangan. Tiga pertandingan lainnya berakhir imbang, sedangkan satu laga berujung kekalahan.
Secara keseluruhan, perjalanan Persebaya musim ini juga masih jauh dari kata konsisten. Dari 11 pertandingan yang sudah dijalani, Bruno Moreira menorehkan empat kemenangan.
Sebelumnya, Arema FC berhasil unggul lebih dulu 1-0 kontra rivalnya Persebaya gol bunuh diri Dime Dimov yang salah mengantisipasi bola.
Dua menit berselang, momentum berubah ketika wasit Rio Permana mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Matheus Blade. Arema FC pun harus bermain dengan 10 pemain. Pelatih Eduardo Perez langsung merespons dengan menambah daya serang, memasukkan Rizky Dwi menggantikan Malik Risaldi.
Keputusan itu berbuah hasil. Pada menit ke-73, Bruno Moreira sukses menyamakan kedudukan. Sontekannya ke tiang jauh tak mampu dibendung Lucas, membuat skor berubah menjadi 1-1.
Persebaya terus menekan hingga akhir laga. Menit ke-89, kemelut terjadi tepat di depan gawang Arema FC, namun tak ada pemain yang berhasil menyambar bola.
Di sisi lain, Arema hampir mencuri kemenangan. Pada menit 90+3, Ian Puleillo melepaskan sontekan berbahaya di kotak penalti, tetapi bola melintas tipis di samping gawang Ernando Ari.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Persebaya tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan meraih 16 poin.














