Comeback Dramatis di Manahan: Persija Gilas Persik 3-1, Kemenangan Kelima Beruntun!

Ikhsan Medium.jpeg

Jumat, 21 November 2025 – 00:27 WIB

Pemain Persija Jakarta Bruno Nunes De Barros (kiri) berebut bola dengan pemain Persik Kediri Ezra Harm Ruud Walian (kanan) pada pertandingan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2025). (Foto: Antara/Mohammad Ayudha)

Pemain Persija Jakarta Bruno Nunes De Barros (kiri) berebut bola dengan pemain Persik Kediri Ezra Harm Ruud Walian (kanan) pada pertandingan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2025). (Foto: Antara/Mohammad Ayudha)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Mental juara benar-benar ditunjukkan oleh skuad Macan Kemayoran. Sempat tertinggal dan diguyur hujan deras yang memaksa laga dihentikan sementara, Persija Jakarta sukses membalikkan keadaan untuk membungkam Persik Kediri dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Surakarta, Kamis (20/11/2025) malam.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan pernyataan tegas bahwa Persija adalah penantang serius gelar juara musim ini. Hasil positif ini memperpanjang rekor impresif tim asuhan Mauricio Souza menjadi lima kemenangan beruntun tanpa putus.

Hujan, Penundaan, dan Gol Ezra Walian

Di papan klasemen, tambahan tiga poin ini membuat Persija semakin kokoh di peringkat kedua dengan koleksi 26 poin. Mereka terus menempel ketat pemuncak klasemen, Borneo FC, dengan selisih hanya empat poin.

Laga ini sejatinya berjalan alot sejak menit awal. Pelatih Mauricio Souza melakukan rotasi strategi dengan menurunkan Thales Lira dan Arlyansyah Abdulmanan sejak awal, menggantikan peran Jordi Amat dan Allano Souza yang terkena hukuman akumulasi kartu.

Persija sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh Fabio Calonego, namun kiper Persik, Leonardo Navacchio, tampil sigap. Petaka bagi Persija justru datang di penghujung babak pertama.

Di tengah guyuran hujan yang membatasi visi dan aliran bola, Persik Kediri mencuri gol. Tendangan bebas melengkung indah dari mantan pemain timnas, Ezra Walian, gagal diantisipasi Carlos Eduardo. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.

Situasi semakin pelik ketika panitia pelaksana memutuskan menunda kick-off babak kedua. Lapangan Stadion Manahan yang tergenang air dianggap tidak layak untuk melanjutkan pertandingan. Ketegangan menyelimuti kedua kubu di ruang ganti.

Kartu Merah Jadi Titik Balik

Setelah cuaca membaik dan bola bisa bergulir normal, babak kedua dimulai dengan drama. Persik Kediri harus bermain pincang setelah Telmo Ferreira diganjar kartu merah oleh wasit akibat pelanggaran keras. Unggul jumlah pemain, Macan Kemayoran langsung tancap gas.

Menit ke-60 menjadi awal kebangkitan. Eksel Runtukahu membayar lunas kegagalannya di babak pertama. Memanfaatkan umpan terobosan manis dari Witan Sulaeman, Eksel menjatuhkan diri untuk menyontek bola masuk ke gawang. Skor imbang 1-1.

Momentum sepenuhnya menjadi milik Persija. Pada menit ke-71, giliran Maxwell yang mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang asal Brasil ini dengan jitu menyundul umpan silang matang dari Bruno Tubarao di sisi kanan, membuat kiper Leonardo mati langkah. Persija berbalik unggul 2-1.

Pesta kemenangan ditutup dengan aksi brilian Witan Sulaeman pada menit ke-78. Kali ini Maxwell bertindak sebagai pelayan. Umpan daerahnya dikejar oleh Witan yang dengan dingin mengecoh kiper lawan sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong melompong. Skor 3-1 menutup laga dramatis di Manahan.
 

Topik
Komentar