Ketua BTN sekaligus Anggota Exco PSSI, Sumardji (dua dari kiri), bersama Sekjen PSSI Yunus Nusi (dua dari kanan), serta pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto, termasuk Alexander Zwiers (kiri), menghadiri konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Mereka menjelaskan proses seleksi lima kandidat pelatih baru Timnas Indonesia.(Foto: Inilah.com/Harris Muda)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
PSSI akan mulai melakukan wawancara terhadap lima kandidat pelatih Timnas Indonesia pada pekan depan. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus anggota Exco PSSI, Sumardji, memastikan proses seleksi kini memasuki tahap penting setelah federasi merampungkan penyaringan awal.
“Berkaitan dengan kelima pelatih ini, kami—coach Alexander (Zwiers) bersama Exco yang ditunjuk, termasuk saya—diminta melakukan interview. Dan itu akan kami lakukan dalam minggu-minggu depan,” ujar Sumardji dalam konferensi pers di kantor PSSI, GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2025).
PSSI sejauh ini mengantongi lima nama kandidat. Identitas mereka tetap dirahasiakan karena beberapa masih terikat kontrak dengan klub maupun tim nasional negara lain. Namun di publik, tiga nama santer disebut masuk bursa pelatih anyar untuk Garuda.
Sosok pertama adalah Timur Kapadze, mantan pelatih Timnas Uzbekistan. Kemudian Heimir Hallgrimsson, pelatih asal Islandia yang membawa Timnas Irlandia ke play-off Piala Dunia 2026 zona Eropa. Nama ketiga, Jesus Casas, mantan pelatih Irak asal Spanyol.
Meski begitu, Sumardji menegaskan rumor tersebut tidak otomatis mencerminkan keputusan internal federasi. Menurutnya, setiap kandidat akan dinilai berdasarkan kriteria teknis, visi permainan, dan kecocokannya dengan karakter pemain Indonesia.
“Dari lima nama itu, pasti akan kami pilih yang sangat terbaik,” tegas Sumardji.
Ia berharap seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan kontraktual maupun administratif. PSSI, kata dia, harus berhati-hati agar keputusan final tidak memunculkan masalah baru setelah penunjukan dilakukan.
“Mudah-mudahan kelima nama ini tidak mengalami kendala ketika nanti kami pilih. Kami tidak tahu jika ada problem yang muncul,” ujarnya.
Sumardji kembali meminta publik dan media untuk bersabar. Ia memastikan federasi sangat selektif dalam menentukan pelatih baru karena keputusan ini akan menentukan arah prestasi Timnas Indonesia ke depan.
“Kami ingin mendapatkan pelatih yang sesuai dengan karakter pemain-pemain kita dan bisa membawa timnas berprestasi,” katanya.













